Editor choice

Apa Perbedaan Antara Procurement dan Purchasing?

Banyak orang menggunakan istilah procurement dan purchasing secara bergantian, tetapi terlepas dari kesamaan arti, purchasing dan procurement memiliki arti yang berbeda. Mari kita perjelas tentang perbedaan antara pengadaan dan pembelian.

Pengadaan melibatkan proses pemilihan vendor/supplier, penetapan syarat pembayaran, pemeriksaan, seleksi, negosiasi kontrak dan pembelian barang secara aktual. Pengadaan berkaitan dengan memperoleh (pengadaan) semua barang, jasa, dan pekerjaan yang vital bagi suatu organisasi. Pengadaan, pada dasarnya, istilah umum atau payung di mana pembelian dapat ditemukan.

Pentingnya Strategi Pengadaan

Karena pengadaan adalah istilah umum yang mencakup beberapa fungsi bisnis inti, maka harus dianggap sebagai bagian inti dari strategi perusahaan organisasi manapun.

Penjelasan yang bagus tentang 4 aspek strategi perusahaan. Aspek-aspek tersebut adalah: Identitas Perusahaan, Penempatan Pasar, Kemampuan Perusahaan, dan Masalah Manajemen.

Identitas perusahaan:

  • Apa yang dilakukan dan diperjuangkan oleh perusahaan?
  • Keyakinan apa yang menginformasikan model bisnis perusahaan?

Penempatan Pasar:

  • Siapa pelanggan kami?
  • Apa yang mereka inginkan?
  • Apa yang mereka yakini?

Kemampuan Perusahaan:

  • Apa kekuatan dan kelemahan perusahaan?
  • Apakah kekuatan kita mendukung tujuan jangka panjang perusahaan?
  • Bagaimana bisnis ingin tumbuh?

Masalah Manajemen:

  • Apakah kita perlu merekrut / mengembangkan bakat untuk menuntun bisnis ke tujuan?
  • Apakah perusahaan memiliki sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut?

Misalnya, pengadaan dan identitas perusahaan dapat terjalin. Jika bisnis Anda membangun (atau telah terbangun) identitasnya di sekitar etika yang sadar lingkungan, maka strategi pengadaan Anda harus mencerminkan keputusan itu. Kebijakan harus ada untuk memastikan Anda mendapatkan sumber dari perusahaan dengan etika yang sama, atau bahwa Anda mencari bahan yang tidak berbahaya bagi lingkungan.

Penempatan pasar Anda harus mencerminkan branding Anda. Pelanggan tanpa ragu, tertarik pada filosofi dan praktik yang digunakan bisnis, dan sering mencari perusahaan yang nilainya mencerminkan nilai mereka.

Kemampuan dan masalah manajemen perusahaan Anda juga harus mencerminkan branding itu. Anda harus memiliki orang yang tepat untuk menjalankan keyakinan / filosofi yang Anda inginkan agar bisnis Anda dikelola.

Langkah-langkah dalam Proses Pengadaan

Menyelaraskan fungsi pengadaan Anda dengan strategi perusahaan Anda hanyalah satu bagian dari tujuan akhir pengadaan. Barang dan jasa juga perlu dibeli.

Proses pembelian barang dan jasa ini dikenal sebagai Siklus Procure-to-Pay. Seluruh Siklus Procure-To-Pay dapat menjadi proses yang terlibat dengan berbagai langkah:

Proses Pengadaan (Procuremen)

  1. Identifikasi Persyaratan
  2. Otorisasi Permintaan Pembelian
  3. Persetujuan Permintaan Pembelian
  4. Pembelian
  5. Identifikasi Pemasok
  6. PertanyaanMenerima Kutipan
  7. Perundingan
  8. Pemilihan Vendor
  9. Pengakuan Pesanan Pembelian
  10. Pemberitahuan Pengiriman Muka
  11. Penerimaan barang
  12. Rekapan Faktur
  13. Pembayaran ke Pemasok

Meskipun daftar ini sangat luas, sifat bisnis spesifik Anda akan menentukan sejauh mana siklus Procure-To-Pay yang Anda gunakan. Misalnya, jika pekerjaan Anda di perusahaan multinasional besar, Anda mungkin harus menjalani fase “Identifikasi Persyaratan” yang lebih terlibat. Di sisi lain, jika Anda bekerja di perusahaan kecil, tahap itu mungkin cepat dan sederhana. Pahami ruang lingkup bisnis Anda dan sesuaikan yang diperlukan.

Menggunakan pesanan pembelian (Terutama yang dihasilkan oleh solusi e-procurement seperti Proses.co.id) sangat penting, terlepas dari ukuran organisasi Anda. Jangan hanya menggunakan kartu kredit, cek/giro Anda dan menyimpan tanda terima. Jangan mengandalkan email yang sulit dilacak.

Proses Pembelian (Purchasing)

Pembelian adalah bagian dari pengadaan. Pembelian pada umumnya hanya merujuk pada pembelian barang atau jasa. Pembelian sering termasuk menerima dan pembayaran juga.

Dalam Siklus Procure-to-Pay yang menyeluruh, langkah-langkah khusus yang terkait dengan pembelian adalah:

  1. Pengakuan Pesanan Pembelian
  2. Pemberitahuan Pengiriman Muka
  3. Penerimaan barang
  4. Rekapan Faktur
  5. Pembayaran ke Pemasok

Tidak seperti seluruh Siklus Pengadaan-Pembelian, langkah-langkah yang secara eksplisit terkait dengan pembelian tidak boleh disesuaikan dengan ukuran dan ruang lingkup masing-masing bisnis individu. Ini adalah langkah mendasar pembelian yang baik dan harus digunakan secara rutin sebagai praktik terbaik di semua bisnis.

Kesimpulan

Karena pembelian adalah proses dalam proses pengadaan menyeluruh, baik pengadaan maupun pembelian sering digunakan secara bergantian. Dalam dunia bisnis, praktik menggunakan istilah yang sama baik dalam percakapan atau materi cetak adalah rutin, meskipun sering membingungkan dan harus dihindari.

Pengadaan berhubungan dengan kegiatan pengadaan, negosiasi dan pemilihan barang dan jasa yang strategis yang biasanya penting bagi suatu organisasi.

Pembelian adalah proses bagaimana barang dan jasa dipesan. Pembelian biasanya dapat digambarkan sebagai fungsi transaksional dari pengadaan barang atau jasa.

Seberapa bermanfaat posting ini?

Klik bintang untuk memberi rating!

Rating rata-rata / 5. Jumlah rating:

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!